Oleh karena itu, lanjut anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat II ini, Pancasila sebagai ideologi hingga kini, bahkan seterusnya dengan penuh tantangannya ke depan, mesti tetap tahan di tengah arus globalasasi dan cengkeramn ideologi-ideologi lainnya.
Yadi Sri Mulyadi juga menyoal, bahwa Pancasila yang tangguh di tengah badai pergulatan ideologi-ideologi lainnya, justru yang senjang kian lebar antara idealitas Pancasila dengan realitasnya.
“Itulah yang menyebabkan menjadi krisis kebangsaan dewasa ini,” tegas anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini.
Bahakan, lanjut Yadi Sri Mulyadi, perilaku-perilaku tidak etis pun terus menghiasi pergulatan bernegara, dan berbangsa ini, termasuk juga kebohongan demi kebohongan terus terjadi dan dikapitalisasi.
Pesan-pesan hoax secara sadar atau tidak disadari adalah merupakan cermin dekadensi etis dalam pergulatan kehidupan bangsa.
Discussion about this post