Sementara jauh-jauh hari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Muhaimin Iskandar walau sudah saling bergenggam tangan, tampak masih belum menemukan kata sepakat untuk koalisi. Hal itu disebabkan bargaining politik PKB dan Gerinda masih belum mengkristal, dimana PKB setuju Prabowo Subianto sebagai capresnya, sedangkan untuk cawapres, tampak Gerinda masih belum bersambut terhadap tawaran PKB yang mengusulkan Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar. Dengan kata lain, pihak Gerinda masih belum mengatakan iya-tidaknya atas sodoran PKB untuk cawapresnya.
Memang, dinamikanya masih cair dalam perkoalisian Gerinda – PKB ini, dan tidak menutup kemungkinan juga bila memang usulan PKB atas cawapresnya tidak disepakati, pihak PKB akan hengkang dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) ini.
Sementara di satu pihak, Gerinda kalau tidak ada partai politik yang bergabung untuk koalisi mengusung capres, tidak bisa mengusungnya. Oleh karena itu, kemungkinan pahitnya kalau PKB hengkang, Gerinda pun harus berupaya keras mencari partai politik untuk ikut gabung mencalonkan Ketua Umumnya.
Discussion about this post